Jejak Bruang

Ikuti kemana ku melangkah

Undangan Bilingual

Sore tadi gw buka email, disitu ada satu email dari temen gajah gw. Saat gw klik ternyata temen seangkatan gw itu kirim undangan nikah lengkap dengan capture undangannya. Respon pertama gw pas baca tu undangan yaitu “Hoalaahh.. mereka nikah juga akhirnya…” Setelah disindir jutaan kali tentang kapan mau nikah dari semua kemungkinan kelas yg dapat dibentuk dari 50 orang mahasiswa yg mengambil mata kuliah berbeda – beda. Respon kedua tentu ke undangannya.. sebelah kiri english version, sebelah kanan bahasa Myanmar..

undangan

 

Kereeeeennn… baru kali ini gw dapat undangan yang ada bahasa lain selain bahasa inggris dan bahasa indonesia (biariiin.. gw emang kampungan). Sempat sh kepikiran n punya niat cari jodoh orang ‘seberang’ juga biar undangannya bilingual gitchuuuu.. ahh tapi niat tetaplah niat. Anyhoo, gw ucapkan selamat buat kedua mempelai, semoga menjadi keluarga cemara samara. Btw sempat terlintas deh diotak gw tentang tempat acaranya yaitu di Yangon. Dulu… jaman duluu banget (abis main CS tepatnya) gw pernah baca tulisan mengenai Yangon yang merupakan kota yang terlarang untuk dimasuki oleh orang2 non pemerintahan maupun non militer alias warga sipil biasa. Dan menurut artikel tersebut bandara-nya sangatlah ketat (bandara militer) jadi sebelum terbang pastikan punya ijin untuk masuk tu kota. Dari artikel tersebut yang ga pernah gw update lagi, gw pun berkesimpulan sendiri tentang kedua temen gw ini bisa nikah di kota Yangon: “si Thazin orang penting di negaranya”. Hahahaha, conclusion yang pasnya sh Myanmar kan udah negara Republik. Jadi semua orang udah bisa dapat hak yang sama untuk mengunjungi kota tersebut (sok tauuu).

Final words? “I wish you that quarrel, misunderstanding and misfortune will never ever touch you. Have a long and happy life together!” btw undangannya kok ga sekalian ada tempelan e-tiket pp Jakarta – Myanmar Dan karena gw orangnya super aktif reply email, gw reply aja tu undangan dengan bahasa Myanmar :

happy wedding

translate: Happy Wedding (even I know that is not the correct words, but hey at least I tried)

***sorry.. can’t speak Myanmar here

 

– tribute to Arizka Dikson and Thazin Aungsoe –

Yes, you’re in Jejak Bruang. Congratz!!

10 June 2011 - Posted by | Jejak Harian

2 Comments »

  1. Unik yah..nemu blog ini karena gue juga mau nikah sama WNA, and i was browsing around internet to find some samples of bilingual wedding invitation, kepo, gue cari di fb, eh ketemu ama mereka berdua (di atas) itu, hahaha congrats ya…*meski telat*

    Comment by Enny | 14 April 2013 | Reply

    • Wahh Enny selamat yaa.. moga lancar dan sehat selalu sampai hari H nya. Amiinn..
      Kan udah nemu tuh contoh undangan kaya diatas, jangan mau ketinggalan Enny, Bikin juga yaaa:mrgreen:

      Comment by Bear Bear Bear | 18 April 2013 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s