Jejak Bruang

Ikuti kemana ku melangkah

Kemacetan

Posting ini berada sepenuhnya dibawah dan merupakan bagian dari kategori Jejak Ide. Dengan membaca, mendengar atau mengetahui isi posting dibawah ini berarti anda dengan sadar telah menyetujui Term and Condition Jejak Ide. Jika anda tidak menyetujui Term and Condition Jejak Ide silahkan Jangan dibaca/diketahui/didengar😉 .

KEMACETAN LALULINTAS

“Sebuah Masalah Yang Selalu Menjadi Masalah”

Hal yg gw ga ngerti dari pemerintah adalah menyikapi kemacetan dengan melakukan pelebaran jalan sebagai solusi kemacetan. Bayangkan saja jalanan dah mentok krn lebarnya cuma segitu2 aja dan pelebaran jalan dilakukan dengan cara mengambil trotoar atau pun membangun jembatan layang. Selain memakan biaya yg pasti besar, dampak dan efek selama pelebaran atau pembangunan jalan layang itu juga sangat besar,salah satunya yaa makin macet.

Jadi gimana donk solusi mengatasi kemacetannya? Sebelumnya, tulisan ttg bagaimana mengatasi kemacetan ini adalah edisi kedua dari kategori jejak ide, jadi biarkanlah sejenak gw terkagum2 sendiri dengan kategori terbaru dari Jejak Bruang ini, hahaha.. Kembali ke kemacetan untuk solusinya ga simple alias ribet banget, tp percayalah sesuatu yg ribet dan kompleks akan menghasilkan sesuatu yg sangat simple (liat tuh ipad, gampang kn menggunakannya tinggal sentuh dan geser. Tapi dibalik itu? jutaan baris kode program yg saling terkait dan rumit) see.. Complexity Lead to Simplicity u know.. Balik ke solusi kemacetan, Nahh krn masalah kemacetan menurut gw sangat kompleks, sedangkan kemacetan yang dimaksud adalah dijalan raya (yiuu emgnya macet yang gw maksud macet apa? macet di laut?) jadi marilah kita bahas dr sisi setiap entitas terkait dengan jalan raya yuk :

Pengguna Jalan

Pengguna jalan adalah faktor utama dalam kemacetan. Gw inget kata temen kantor gw dulu si kemal yg notabene orang Jakarta krn lahir disini, “Yg bikin Jakarta macet tu penghuni dari luar Jakarta bear !!” jadi maksud lo gw yg dari Bandung bikin macet jkt gitu?! Bayangkan setiap orang yang tinggal dari luar Jakarta mempunyai satu kendaraan, besoknya istrinya punya juga, besoknya lagi anak pertama, lalu anak kedua, anak ketiga yang punya kendaraan dan terakhir kakeknya, neneknya, om, tante mertua, ipar, ponakan, sepupu, anak angkat, pembantu, dll. Waduuhh.. itu cuma dari satu keluarga aja, kebayang ga ada berapa juta keluarga yang tinggal didalam dan diluar Jakarta. Dan setiap bulannya Jakarta kedatangan penghuni baru (antara pencari kerja atau udah dapat kerjaan). Gimana ga penuh tu jalanan dengan kendaraan pribadi. Disisi lain pertumbuhan ekonomi yang mulai berkembang pesat juga memicu volume pengguna jalan. Dimana darat menjadi tumpuan utama untuk pergerakan barang dan jasa. Sehingga tidak aneh kita melihat banyak sekali sepeda kayuh dengan box, sepeda motor dengan tas samping kiri kanan, mobil pickup, mobil box, truk, ampe container hilir mudik kesana kesini disetiap jamnya. Ditambah lagi angkutan umum yang sudah beroperasi seperti angkot, bus, mini-bus, taksi, truk pake terpal. Semuanya numpuk dijalan raya.

Infrastruktur Jalan

Menurut gw sudah bagus untuk jalan2 protokol (secara gt ya) di ibukota Jakarta. Termasuk jalan2 semi-protokolnya. Namun jalanan non protokol tu masih banyak yg rusak. Padahal jalan non-protokol dapat menjadi jalan alternatif untuk mencapai tujuan dan dapat mengurangi ‘workload’ jalan protokol. Tapi ga selamanya jalanan non-protokol bisa menjadi perelai kemacetan dijalan protokol, terkadang malah jalanan non-protokol ini menjadi penyebab kemacetan pada jalan protokol. contohnya misalnya ada mobil dari jalan protokol belok ke jalanan non protokol, krn prinsip orang indo adalah orang2 yang ga sabaran jadi antrian mobil ga rapih lurus satu jalur, efeknya mobil dibelakang juga tersendat (sering ga ngeliat kenapa jalannya gede tapi kok macet, ujung2nya karena mobil ngantri masuk jalan kecil). Pelebaran jalan perlu tapi bukan prioritas (walau pribadi nurut gw kemajuan suatu kota bs dilihat dr lebar jalannya. namun bukan ini tujuannya), inget ga pas cikampek dilakukan pelebaran jalan dari 3 ruas jalur menjadi 4 ruas? Itu butuh satu jalur untuk melewatkan truk pasir, traktor dll. Artinya yg 3 ruas aj udh macet dijadikan 2 ruas. Makanya puluhan km macet cikampek pada saat itu. Itu di tol, lah ini dijalan biasa. Sepanjang apa macetnya. Dari sejarah itu, dapat disimpulkan proses pelebaran jalan akan memperparah kemacetan. Balik ke tol, setelah menjadi 4 jalur apakah macet terurai? engga tuh, tetap aja macet. Seiring pertumbuhan jalan yang lebar, pertumbuhan jumlah kendaraan juga meningkat dari waktu ke waktu. Dari pemikiran inilah simpulan gw lahir ttg pelebaran jalan bukanlah prioritas utama. Namun jalan itu sendiri juga punya kelemahan dan ketergantungan yg terkait akan kerusakan jalan. Walaupun jalan tsb menggunakan aspal kualitas no 1 juga ga akan efektif, Betul penyebab no 1 jalan rusak adalah penyebab yg sama yg membuat km 91 – 92 tol cipularang amblas yaitu: air. Selain penyebab jalan rusak, air jg penyebab kemacetan semakin parah (coba kenapa Jakarta lebih macet pada saat hujan, ya jelaslah genangan air). Kita tahan dulu ttg penyelesaian masalah air. Manajerial air nanti gw tuliskan di posting jejak ide lain (hoho banyak nih yang mw gw drop ide2 useless dikepala gw). Yg jelas air termasuk simpulan hal penyebab kemacetan.

Lampu dan Rambu Lalu Lintas

Uhh ini mah staging akhir dimana semua aspek yg terkait kemacetan telah diselesaikan. Detil dan mendalam pembahasan ini. Staging ini mencakup monitoring dan continuity lalu lintas. Untuk gambaran saja, lampu lalu lintas tu juga penyebab kemacetan, Seharusnya sifatnya dinamis karena jika lampu yg hijauny terlalu cepat dpt membuat macet panjang dijalur tersebut. Lampu yg hijaunya kelamaan jg dpt menyebabkan kemacetan dijalur lain, semua lampu lalu lintas terkait area yg macet memiliki efek domino, sehingga butuh manajerial lampu lalu lintas yg dinamis sesuai tingkat kemacetan di area tertentu. Perkembangan lebih lanjut lampu lalu lintas adalah dapat secara otomatis menyesuaikan kondisi2 jalan (terkait ama expert system sh). Manajerial lampu lalu lintas ada kaitanny dengan si TMC (traffic monitoring center) yg udh ada sekarang (yg nurut gw ga maksimal, layarnya gede2, area scope-nya luas, tapi cuma bisa diplototin aja tanpa ada interaksi otomatisasi dengan sistem untuk mengurai kemacetan. ohh amatirannyaa..). Intinya untuk staging ini mengupas backbone dalam traffic yg tak lain dan tak bukan adalah Dunia Teknologi (IT). Tunggu postingannya yaaa (pasti bakal terpukau saat membacanya.. #lebay). Hahaha…

Kendaraan Pribadi

Kalo bahas ini, hehehe sebenernya ada satu hal yg pengen gw sampaikan. maaf ya rada kontroversi, ga maksud nyolot cuma bentuk pengekspresian menyinggung bahasan mengenai kendaraan pribadi: “siapa sh yg tolol bgt berpikir menaikan pajak kendaraan akan membuat pengurangan kemacetan!?!”. Menaikan pajak udah dilakukan, apakah kemacetan berkurang? Engga tuh. Makany gw taruh kata tolol disitu. Kan ada kredit, kemudahan kepemilikan kendaraan pribadi dengan kredit membuat kendaraan mahal dapat dijangkau. Bank umumnya ngasih pinjaman sampai 5 tahun, tp pengkreditan diluar bank dapat mengasih pinjaman sampai >10 tahun (pengalaman y bear?). Yang salah siapa? Nurut gw ga ada yg salah (yg tolol ada, tuh yg naikan pajak kendaraan). Kenapa? Kredit kendaraan pribadi nurut gw melibatkan 3 pihak terkait langsung yaitu pembeli, penjual dan penyedia kredit. Coba aja salah satu dr ketiga itu ga ada, bs jadi ga beli mobilnya. Pembeli disini artinya orang yg mw membeli kendaraan pribadi. Penjual yg menjual kendaraan (dealer), penyedia kredit bisa berbentuk bank ataupun non-bank. Selain pembeli, semua (pemberi kredit dan penjual) punya saingan masing2. Makanya kenapa pembelian mobil harganya variatif dan relatif terjangkau. Krn karakteristik orang indo suka membandingkan dahulu lalu membeli. Ujung2nya kompetisi sih. Bagaimana mereka ttp exist dipersaingan ketat ini. Sah sah aj sh nurut gw.

Terus kalo orang ga kredit kendaraan, penjual dan pengkreditan ga jalan donk. selama kajiannya dalam ruang lingkup pembelian kendaraan pribadi dengan kredit jawabnya iya karena setiap entitas tsb masuk ke dead cycle. Efeknya sh kasian para pegawainya. PHK paling. Walau ketergantungan kita akan impor jadi berkurang sehingga rupiah menguat. Lhoo kok melebar ke inflasi. Hal ini tentu sangat berbeda jika membeli dengan dana tunai, yang menurut gw ga banyak orang bisa beli mobil cash. Biaya sehari2 aja ngepas mau beli cash gimana (belum lagi kebutuhan lain seperti rumah, biaya pendidikan, dsb). Solusinya kl nurut gw bukan menaikan harga pajak kendaraan, tapi umur kendaraan yg boleh beroperasi alias dibatasi. Dengan demikian harga kendaraan lebih murah dr biasanya (10 tahun harus hancur), setiap pembeli tetap bisa membeli kendaraan pribadi per 10 tahun dengan harga yang relatif terjangkau sehingga lifecycle bisnis otomatif tetap berlanjut. Dan hal ini juga sudah diterapkan pada negara-negara tetangga. Nambah macet donk? Eitss ini terkait ama culture orang kita. Yang gw jamin bisa diubah. Umur kendaraan dibatasi ini ga harus skala nasional kok. Hanya kota2 tertentu aj yg padat penduduk. Walaupun ada plus minus-nya saat keseragaman nasional tidak dilakukan.

Entitas Lain

Entitas lain disini maksudnya semua entitas yg kasat mata ga terkait dengan kemacetan padahal realitanya juga faktor penyebab kemacetan. Jujur gw aja ga kepikiran ini pada awalnya. Sampai seorang dosen gw yaitu Pak Husni (haloo pak, maaf tesis saya ga jadi mengenai manajerial lalu lintas udh saya tweet di twitter saya) menyebutkan pemikirannya. yg dimaksud pak Husni dengan entitas lain adalah Pedagang kaki lima, pengemis, penjual koran, becak, penyebrang jalan yg bukan dilampu merah atau dijembatan penyebrangan, parkiran liar, dsb. Hal – hal tersebut yang ga pernah kepikiran ama gw yang fokus hanya terhadap penghambat besar saja. Namun melupakan hal – hal kecil yang dalam skala besar dapat menghambat jalanan. Pernah ga mengalami kejadian dengan entitas lain ini? Pernah lewat pasar ga? atau sekolahan pas pagi atau jam pulang sekolah? Macet ga? Pastinya macet😆 . Emang dosen gelar S3 yg selalu mencari esensi dlm suatu permasalahan itu pemikirannya ga normal (tip my hat for you sir!). Btw nyimpang bentar, dosen ini yg pernah ngasih masukan saat ditanya pemerintah kota Jakarta menanggapi permasalah kemacetan terkait kasus jika terjadi kebakaran. “Kan mobil pemadam ga bisa lewat karena macet” merupakan hal yang menjadi sorotan utama. Dari semua solusi yg diberikan oleh setiap orang diruangan itu tidak ada solusi yg bisa diterima dan diputuskan dengan baik. Dan akhirnya si bapak Husni ini menyampaikan solusi terakhirnya pada waktu itu: Ya sudah, karena kemacetan antara jam 4pm sampai jam 8pm. Bikin aja perda yg menyebutkan ‘Dilarang terjadi kebakaran antara jam 4 sampai jam 8’. Diantara semua orang yg tertawa saat itu, mengingat krn tdk ada solusi lain (Saat itu Jejak Ide belum muncul makanya belum ada solusi😆 ), terlepas jika diimplementasikan bakal ngaco dan ga bener, nurut gw ide tsb Logis abiss !! *emg ga normal pemikiran tu dosen bs mikir ampe kesitu*. Back to earth, solusi untuk entitas lain ini menyinggung ke SDM yg berkualitas. Ada sh pembahasanny di otak gw tapi nanti aja ya gw bahas di sesi lain jejak ide (klo gw ga males tu jg, luas bgt soalnya. Males ngetik). Walau entitas lain ini bukanlah penyebab kemacetan utama, hanya tambahan efek kecil kepada kemacetan. Jd hanya untuk diingat saja dan ga akan terkait pembahasan kemacetan (ibarat menyembuhkan penyakit dengan obat, apakah semua virusnya mati? engga donk. pasti ada puing2 tersisa lah yang ga berbahaya dan dibiarkan saja didalam tubuh).

Busett panjang juga yaa, ini tuh cuma analisis awal aj padahal dan ini cuma global view dari kemacetan. Fyi gw ngetik ini draft ide di Blackberry lhoo.. Keram jempol guee. Anyhoo, dapat kita simpulkan :

  • Penyebab kemacetan utama adalah: pengguna jalan, air terkait infrastruktur jalan, rambu dan lampu lalu lintas.
  • Penyebab kemacetan tambahan adalah: kemudahan kepemilikan kendaraan bermotor, entitas lainnya.

Solusinya setiap permasalahan akan ditampilkan ke dalam sub2 posting berikutnya terkait kemacetan yaitu:

  • Untuk masalah pengguna jalan : Transportasi Umum.
  • Untuk masalah infrastruktur jalan : Jalan Raya
  • Untuk masalah kepemilikan kendaraan bermotor : Kendaraan Pribadi.
  • Untuk masalah dan manajemen lalu lintas : SILL (Sistem Informasi Lalu Lintas) level 1, level 2, level 3.
  • Untuk masalah air, tu kajiannya sendiri dan bukanlah sub bagian pembahasan kemacetan. Melainkan kemacetan adalah sub bagian pembahasan dari judul (coming soon) : Water Resource Engineering.
  • Untuk masalah entitas lain jg bukan termasuk pembahasan kemacetan melainkan kemacetan adalah sub bagian pembahasan dari judul (entah kapan gw ketik, ga janji yaa bakal gw tulis selama gw hidup) : SDM Berkualitas.
  • Belajar dari pengalaman adalah hal yang penting, oleh karena itu butuh studi kasus mengenai kemacetan yang sudah diterapkan dan berhasil. Pembahasan Kemacetan akan ditutup dengan post terakhir nanti yaitu : Best Practice.

Jadi tunggu posting gw berikutnya yaa.. bakal lebih dalam membahas solusi dari kemacetan. Btw pegel jempol obatnya apa sh?!

 

 

1 November 2011 Posted by | Jejak Ide | Leave a comment

Melupakan Realita Sejenak

Seiring menumpuknya permasalahan, gw malah memilih kabur dari realita (jiaaahh). Entahlah dipikiran gw itu, gw milih time-out, sekedar melupakan kepenatan. Tapi kemana gw, duit pas2an (miskin teh ga enak nyak?!). Dari duit yang ala kadarnya itu gw tau harus traveling kemana : Djogja. Walaupun awalnya gw menghindari ni kota, karena sangkut pautnya ama masalah gw. tapi mau gimana lagi. Anonymous dengan budget terjangkau ya baru ni kota.

Stasiun Jogja

Stasiun Jogja

Sebenernya sih yg gw cari tu naik keretanya. Heheheh.. gw nemuin fakta unik untuk otak, naik kereta tu terapi sendiri buat diri gw. Pemandangan kereta, bunyi angin, termasuk bunyi sambungan rel itu relaksasi buat badan gw. Gw cabut jumat sore pake lodaya malam, sekitar jam 4 pagi nyampe di Jogja. Pas nyampe jogja gw muterin ni kota, biasalah dari beli sarapan, cari kaos ampe belanja batik, dan berbagai hal yang gw temui disini. Menjelang sore, ada satu hal yang menarik gw saat gw turun tadi : Jogja – Solo. Challenge accepted. Gw langsung balik ke stasiun dan naik kereta Pramex (kaya nama obat sakit kepala gw). Dan disitu kayanya menjadi momen sendiri gw ke solo untuk pertama kalinya (kayanya dulu pernah deh, cuma ga pake kereta).

Stasiun Solo

Stasiun Solo

Pas udah sampai Solo gw bingung, ga kaya jogja yang gw tau tempatnya. Ini sama sekali buta gw. Akhirnya gw beli makanan didepan stasiun dan tanya2 ke sekitar situ. Penginapan yang terdekat ternyata yaa dekat stasiun itu. Gw langsung ambil satu kamar. Lumayan jg, ada AC walau sangat sederhana. Pas masuk ruangan ada tulisan gede : Dilarang membawa prostitusi. Buset, tiga komen gw : yang pertama siapa jg yang mau bawa gituan, yang kedua ada apakah dengan motel ini? sering jadi tempat gituan kali ya. yang ketiga, mbo bahasanya diperhalus gih: dilarang membawa wanita diluar nikah. Kan enak bacanya. Gw mandi dan sempat istirahat sekitar dua jam. Setelah itu gw nyari sewa sepeda ga ada. Yahh solo ga kaya jogjanya nih. Gw naik becak dan gw minta diantar ke pusat kota. Disitu gw dianter ke lupa nama jalannya, tp klo di bandung tu kaya jalan Dago. Dan berbeda dengan malioboro yang penuh dengan berbagai pagelaran seni, Ni jalan penuh pasangan. Zzzz.. gw cuma duduk disitu (ada cafe murmer), melihat indahnya klo bersama pasangan menikmati udara ini. Wkwkwkw. si bruang malah menghayal. Well ketimbang gw nambahain pikiran di otak gw, gw naik becak lagi untuk diminta dianter ke tempat makan. Gw ga tau nama tempatnya cuma disitu ada bermacam2 makanan. Gw pesan ayam bakar. Sekitar jam 1 pagi, gw pun balik ke motel. Pas dimotel gw duduk diluar, biasa menikmati udara malam dan sekalian renungan aja. Pas lagi renungan gitu sekitar jam 2an  Depan kamar gw keluar mba2 gt, pas liat gw langsung nunduk buru2 keluar. Jiaahh.. pantesan aja didalam kamar ditulis pengumuman kaya gitu. Moga malam ini ga ada penggerebakan baik dari aparat kepolisian atau ga FPI.

Gw akhirnya tidur jam 3 pagi, setelah itu gw kebangun sekitar 3 jam kemudian. Gw langsung packing semua barang2 gw. Gw ngejar lodaya pagi. Gw pulang pagi ini. Dah mendingan sih, emg ya traveling itu membantu menata pikiran dan hati kembali (aihh). Diperjalanan karena gw berangkatnya pas ada matahari gw jadi tau klo tu kereta rada kosong. mungkin lodaya malam kali ya lebih rame kaya pas gw berangkat. Btw gw baru tau klo disini ada kereta khusus wanita. Wihh bagus yaa.. harusnya KRL di Jakarta juga kaya gini. Ada kereta wanita.

Gerbong Khusus Wanita

Gerbong Khusus Wanita

Berangkat Siang : Kosong

Berangkat Siang : Kosong

Saat kereta mulai berangkat perlahan, gw pun menarik nafas panjang sambil berucap : “Kembali ke realita”.

23 October 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Tangki Motor Bocor

Vakumnya gw ga pake motor ternyata membawa dampak sendiri, gw kira bakal normal2 aja seperti motor bebek gw jadul itu. Hehehehe, ternyata ga semudah itu. Krmn pagi, gw menyadari ada yang salah dengan motor gw, ada rembesan air. Pada tangki samping bawah. Disitu dengan muka bego gw bilang : “ohh air hujan”. Gw biarin aja. Pas diparkiran gw liat rembesan air lagi. “Ohh..  hujan” kembali komentar gw, Beberapa menit kemudian gw sadar : gw parkir dibawah atap. Disitu baru gw perhatikan dengan detil tu alur air. Pas gw ketok tangki motor gw keluar tetesan dari tangki gw. Pas gw pegang ke tangan cairan itu bener air, tapi aromanya bensin. Bocor yaaa?? (telaaad nyadar).

Gw tanya ke temen gw yg notabene si “jurig motor”, “ho-oh coba buka tangkinya, ada kaya karatan gitu ga? klo ada berarti kecampur air” ceunah. Hee? air bs masuk?? pas gw buka emang bener aja, dasar tangki gw karatan. Disitu temen gw nyaranin buat kuras tangki, terus tambal aja sementara. Klo 3 hari ga bocor lagi, berarti ga perlu ganti tangki dalam waktu dekat. Terus mulailah gw bertanya2 cara kuras tangki motor (mana pernah gw tau cara kuras tangki motor, dulu motor gw bebek). Pertama saran dia untuk ambil batu2 kerikir kecil, cuci terus cemplung ke tangki dan di “Goyang” tangkinya. Terus gw blg : “Udah bocor gini emg gpp gt? ntar malah makin bocor”. Terus dy bilang “Oiaa.. udh keropos ya?! jangan deh, kuras aja”. Akhirnya gw dikasih step by step cara menguras tangki motor gw itu.

Dasar Tangki "karatan"

Dasar Tangki “karatan”

Jadi dari yang dy bilang intinya begini cara kuras tu tangki :

  1. Keluarin bensin (tampung di ember) dari kran tangki, Sampai udah ga keluar bensinnya lagi.
  2. Buka penutup tangki, lepas kran tangki, terus dibalik tangkinya.
  3. Dibalik tangki ada pelampung (buat indikator bensin), buka pelampung tersebut (lepas).
  4. Ambil kain (panjang2) dan mulai lah menguras isi tangki dengan cara, celupkan kain dibalik tangki (tempat pelampung bensin), jangan semua kain dicelupin, ga bs ditarik keluar nanti, sodok/dorong tu kain keatas kebawah dengan dibantu obeng (alat tumpul lain jg bisa, kebetulan opsi gw cuma obeng). Tarik keluar tu kain. Peras, dan celupkan kembali tu kain. Seterusnya sampai air maupun endapan didalam tangki udah bersih. Bersihin juga kran tangki.
  5. Pasang pelampung indikator bensin, pasan kran tangki.
  6. Pasang tangki ke motor.
  7. Tambal bocor tangki tersebut dengan potongan aluminium atau seng. Tempel dengan lem dexton.
  8. Tunggu sekitar 15 menit, klo udah kering, baru isi bensin kembali ke tangki.
  9. Selesai.

Pertanyaannya adalah kenapa tangki harus dibalik? jadi klo kata temen gw ini, dulu dia pernah kuras dengan cara tangki dalam posisi normal. Pas dibersihkan, dasarnya itu udah keropos. Kesentuh dikit eh malah bolong alias harus ganti tangki. Niatnya mau hemat malah harus ganti tangki. Jadi dari situ dy bilang dibalik tangkinya. Kecuali klo emg udh punya spare tangki baru deh bersihinnya dengan cara posisi tangki normal. Btw gw kaget pas ngeliat isi dasar tangki gw. Tu air dan endapan kaya lumpur cair gt. Ini toh yang bikin bolong tangki gw. Sempat gugling sh, penyebab air kenapa bisa masuk. Diantaranya adalah tangki yang kosong alias bensinnya ga full. Sehingga pas pagi hari, embun itu memenuhi atas tangki. Dan turun jadi air. Selain itu bs jg seal tangki, jadi pas hujan atau pas dicuci bs rembes airnya. Ada yang kasih saran untuk tutup pake sabun aja klo bocor.  klo nurut gw : tutup tangki itu kan ada bolongnya (untuk pernafasan tangki), krn gas yang dihasilkan dari dalam tangki klo ga diturunkan tekanannya malah meledak tu tangki. Nahh tutup itu emg salah satu cara air masuk.

Setelah ditambal

Setelah ditambal

Klo ganti tangki gw pernah nanya ke AHASS, tu sekitar 550rb. Tapi tangkinya polos, ga ada stiker dan ga ada tulisan merek motornya. dan klo dipegang tu kaya cat dasar aja. Ga ada lapisan pelindungnya atau kita kenal dengan pernis. Jadi klo mau ada stiker + tulisan merk + dipernis tu habis sekitar 1,2jt dibengkel resmi. Yang bikin mahal pernis tangkinya. Hampir seharga tangki (gubrak). Klo mau, beli tangki ori (soalnya klo beli tangki lokal warna catnya ga sama ama body samping) dan dipernis sendiri aja ke bengkel cat. Tulisan ama stiker ambil yg lokal aja. Jatuhnya pasti lebih murah. Apalagi klo ngambil tangki lokal, lebih murah lagi.

Gimana? repot kan punya motor tangki. Harus perawatan sana sini. Makanya sebelum beli motor kenali spesifikasinya dari brosur dan kenali penyakitnya dari forum – forum di internet. Jangan kaya gw, asal beli ehh ketauan penyakitnya belakangan:mrgreen:

15 October 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Hal yang membuat gw hampir berpulang

Siang ini gw lg bengong di flat gw, di hari gw cuti ini harusnya gw menikmati day off yg gw pengen dari bulan lalu. Gw yang masih rada emosi (baca: posesif) ke cewe gw, siang itu menelepon dia. Ternyata dia lagi diluar ngomong mau ke Widyatama padahal sebenernya engga. Sekitar jam 11an td gw lewat depan kosan dy dan ternyata dy ga ada dikosanny makanya gw telp. Pas gw telp dy ngomong lagi ama temenny (yg gw kenal jg),t p pas waktu gw tanya mana tmn dy itu dy malah mengalihkan sambil membuat nada menghindar. Gw disitu kaya kalang kabut aja, langsung gw keluarin motor dan menuju Widyatama. Dijalan sebelum naik flyover gw telp dy lagi menanyakan dimana posisinya. Disitu dy cuma bilang sedang makan ama temenny, tapi dy tetap ga mau nyebut namanya. Sedangkan gw tau klo misalny dy sedang ama temannya seharusnya ada suara orang/suara tawa kecil2 disitu. Analoginya simple aja: klo gw lagi makan ramean pastikan orang2 sekitar gw tetap ngobrol walau gw lagi terima telepon. Ini ga ada kedengeran, cuma suara kendaraan aja dijalan. Artinya gw punya simpulan dy sedang makan dengan seseorang, yg orang tersebut cuma diam aja ga mau ketahuan (masa suara kendaraan dijalan kedengaran tapi suara orang yg paling dekat dengan hp itu ga ada). Dan akhirnya cewe gw ini menutup teleponnya dan menonaktifkannya. Gw emosi tinggi, ibarat gw kaya kerasukan, tanpa mikir2 lagi gw langsung geber di flyover menuju Widyatama. Gw cuma mikir aneh2 dan macem2, gw kalap, mata gw kaya buta akan sekitar, buta akan speedometer yang jarumnya udah menunjukan overhaul.

Siang itu pertigaan gasibu memang tidak ramai, dan kebetulan juga udah lampu hijau. Gw turun kencang dari flyover pasopati melewati pertigaan tersebut (pertigaan dekat kantor pusat Telkom), gw lurus didepan gw ada truk gede kosong, tanpa pikir panjang gw langsung nyelip disebelahnya dan dibalik truk itulah ada mobil dari jalan kecil berbelok menuju pertigaan tadi.. mobilnya sedan jadi rada rendah, gw terpaku melihat lurus , tanpa melihat ada body sedan udah nongol, pas gw sadar gw langsung banting ke kanan. Dan saat gw banting kanan patah itu ngebuat tiger gw masuk ke jalur yang berlawanan dan didepan mata gw itu ada terrano yang sedang ngebut. Entah apa yang dikepala gw cuma mendadak dengan cepat otak gw bilang “lo rem, lo mati” spontan gw gas tiger gw dan melaju ke pinggir jalan arah berlawanan. Tapi ternyata gw kaget kembali karena disebelah terrano ada avanza yang sedang ngebut juga. Gw gas penuh tiger gw dan rem mendadak ditepi trotoar. Setelah berhenti gw cuma terdiam bisu menunduk kebawah.

TKP

Gw cuma menoleh melihat kedua mobil yang hampir nabrak gw tadi. Terrano dan Avanza itu emang berhenti total alias rem mendadak. Tapi tempat gw lewat didepan mereka tadi itu bukanlah tempat mereka berhenti total alias klo gw tadi ngerem berhenti, walau tu terrano udah rem total tetap aja gw pasti ditabrak. Pas gw noleh dua orang dimobil itu bentak alias maki2 ke gw. Iya gw tau mereka marah bukan karena gw “lewat” gitu aja didepan mereka tapi semata2 karena mereka panik dan sangat khawatir kalo misalnya mereka nabrak gw bakal jadi panjang urusannya (di negeri makmur ini kan jika ada mobil yg nabrak motor walau yg salah motor tetap aja mobil yang akan disalahkan dan dipersulit). Gw cuma angkat tangan kanan gw aja sejajar dada yang mengartikan gw minta maaf dan juga pertanda klo gw juga panik cuma bedanya panik mereka dlm bentuk bentakan alias makian sedangkan panik gw yaitu sama sekali ga bs berkata apa2, dan tangan gw tetap gemetaran.

Sekitar 5 menit kemudian kedua mobil itu jalan kembali karena dibelakang mereka mulai macet. Gw buka bb gw dan gw melihat casing plastikny patah,mungkin krn td gw ngerem total sambil kaki kiri gw nahan ke tanah yg membuat celana gw ketarik makanya casing ini patah. Setelah mencopot dan menyimpannya di saku jaket, gw telp cewe gw, setidaknya gw mau ngobrol bentar biar hati gw tenang tapi ternyata hp cewe gw ini masih mati. Ya udh deh gw pengen ketemu dy aja, jd gw datengin kosan dy walau dy belum pulang, walau nanti gw pasti dimarah2i ngapain gw datang ke kosanny tapi gw yakin ketemu dy bakal ngebantu tenangin hati gw. Ehh tapi dy ga balik ke kosanny siang itu, mungkin sore gw mikirnya. Gw sempat balik dulu. Mandi menyegarkan diri. Setelah itu hujan turun, gw tunggu reda dan gw cabut ke tempat ngopi. Gw duduk disitu dan memesan frozen coffe. Gw keluarin rokok gw dan gw pun kembali memikirkan kejadian yang bs saja menjadi maut bagi gw.

12102011014

“Klo tadi ga gw gas tu tiger, pasti gw ga duduk disini" itulah sepenggal kalimat pembuka pemikiran gw. Gw kepikiran klo gw tadi ditabrak apakah gw terlontar dari tiger gw? atau gw kelindas dengan tiger gw? apakah gw masuk kebawah kolong mobil itu dan terseret sejauh mana mobil itu bs berhenti? terus bagian tubuh gw apakah ada yang luka serius? ada yang patah? ada hal yang gw paling serem gw bayangin klo tabrakan dari depan yaitu helm dilindas ama ban depan mobil, walaupun gw pake helm full face tapi nurut gw helm tu buat menahan benturan bukan menahan jika terlindas. Klo misalny gw masuk rumah sakit, gw harus hubungi siapa? ortu gw lagi ga ada dibandung, cewe gw hpny lagi off. Misalnya gw pingsan, orang bisa tau alamat gw dr ktp/sim, bisa tau no telp rmh gw dari 108, tapi siapa yang mau angkat. Misalny pun katakanlah rumah sakit nemu bb gw, gmn carany mereka mau menghubungi no yg ada di contact book gw karena bb gw di lock. Dan semakin waktu semakin lah gw mikir ‘the worst case scenario’, bb gw hancur karena tabrakan, dan gw “telah berpulang”, pihak RS/kepolisian mencoba menelpon rumah gw berdasarkan alamat di SIM/KTP tapi ga diangkat juga karena ga ada siapapun dirumah. Siapa yang mau claim katakanlah jenazah gw? berarti gw cuma disimpan di kamar mayat berhari2 sampai ada anggota keluarga gw yang datang mengambil. Buset.. tragis banget..

Gw aktifin ym gw tapi ga connect network melainkan wifi, sengaja gw offline mode karena gw lg pengen merenungi apa yang td siang terjadi. Cuma gw ga enak euy bener2 offline total, jadi gw cuma idupin ym aja. Setidaknya tmn2 gw yang nyari gw tapi ga bs dihubungi/di bbm setidakny tau gw ada di ym. ehh malah cewe gw yang nemu gw di ym. ternyata hpny udah diidupin lagi. Dan menanyakan gw lagi dimana. Entahlah walau itu cuma tulisan di ym yg isinya complain gw + cewe gw, tapi gw rada tenang. Senang bs membaca tulisan dari orang yg sebenernya sayang ke gw. Ingin banget gw langsung telp dy sore itu, mendengar suaranya, meminta maaf ttg sms marah2 gw krn hp dy mati yg gw kirim pas hp dy ga aktif yg mungkin malah jadi sms terakhir dr gw. Tapi gw urungkan niat gw menelpon dy tsb, lagian gw tau kok apa yang pasti dy bilang klo gw cerita kejadian sms tadi siang : “Lebay”. hahaha sial..

Waktu pun makin malam, sambil meneguk frozen coffe gelas ketiga (btw si mas2ny ky bengong gt pas gw mesen lagi. Kayanya belum pernah mengalami kejadian hampir mati nih si mas nya), menghabiskan rokok, melihat ke parkiran dan mensyukuri tiger gw yang masih utuh tanpa baret, mensyukuri gw masih bs mengejar hidup esok hari, mensyukuri gw masih bs ketemu ama keluarga dan cewe gw yg masih galak itu. Pada saat itu gw merasakan dan sangat mensyukuri indahnya bisa hidup :’) .

note: Tulisan ini gw buat sekaligus pengingat dan bahan renungan untuk gw dan untuk siapapun yang membaca tulisan ini tuk tetap berhati2 dijalan. Gw aja yang mungkin td siang bs ilang nyawa nyeselnya minta ampun klo beneran gw meninggal, apalagi ‘Mereka’ yang beneran meninggal karena kecelakaan..

Allahu Alaam..

11 October 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Liga SMA

Minggu lalu, gw terima undangan buat bokap gw. Ortu gw yang kebetulan lagi diluar kota itu sorenya nelpun. Pas saat itu juga gw kasih tau ke bokap gw ttg undangan tersebut. Pas bokap gw dengar nama keluarganya, bokap gw langsung mau niat balik minggu depan. Karena bokap gw ntar cuma tek-tok satu hari untuk undangan itu, langsung gw menawarkan diri ke bokap gw untuk gw wakili. Bokap gw langsung setuju. Balik ke hari ini, gw langsung mempersiapkan diri untuk berangkat.

“Apes banget sih gw sekarang, ke kondangan aja sendiri. Kaya ga punya pacar aja”, teriak kesel gw dijalan karena cewe gw ga mau nemenin ke undangan. Gw nyampe ditempat undangan tu sekitar jam 11an. Gw parkir didekat masjid. Terus gw masuk kedalam, mengisi buku tamu dan mengabaikan pandangan datar – “Kasihan datang sendiri” si penerima tamu. Gw isi nama bokap gw disitu. Terus gw masuk dan salaman. Disitu sempat gw sampaikan permintaan maaf dari bokap gw karena ga bs menghadiri ke orang tua mempelai pria. Setelah itu gw turun dan nyari makan. Sebelum gw cabut gw sempat Dzuhur dulu di mesjid dekat tempat gw parkir itu. Pas masuk mesjid gw ngeh satu hal : Gw familiar dengan ni Mesjid, tapi apa ya. Gw masih tanda tanya aja kenapa gw de javu disini. Pas gw mau ambil wudhu, gw baru ingat kenapa gw de javu, karena disamping mesjid ini ada lapangan bola.

Ini tempat liga SMA gw !!! Bhahahaha.. ga nyangka gw bakal ketemu ni lapangan lagi. Pas gw ambil wudhu tu gw jd inget banget gw ama temen2 SMA gw ambil wudhu disini bersama2. Terus pas gw menunaikan sholat, gw juga ingat di shaf depan itu tempat gw ama temen2 SMA berdoa meminta diberikan kemenangan pada liga SMA ini, termasuk meminta jodoh. Kocak banget masa2 itu. Setelah selesai sholat, gw ke lapangan dan muncul lah semua kenangan liga SMA gw itu. Liga tersebut adalah liga SMA terakhir yang gw lalui, liga tahunan itu memang menggabungkan semua kelas dari kelas 1, kelas 2, hingga kelas 3 (IPA/IPS). Gw pas waktu itu ada dikelas 3 IPA 4, ga pernah kepikiran di gw sebelumnya, tapi gw dapat kelas terbaik pas di SMA saat dikelas 3. Satu2nya kelas paling kompak dan solid di SMA gw (kelas lain aja mengakui). Banyak banget momen berharga yang dilalui dikelas itu. Termasuk pas waktu satu kelas (yang cowo2) pada potong rambut plontos gt, ampe semua guru bilang kita kaya korek api. Bahahhaa.. haduhh.. pengen nih gw bikin tulisan tentang kelas 3 SMA gw itu, tapi gw lupa detilnya. Ntar deh mungkin klo dah pensiun n ngumpul ama teman2 kelas gw itu, dimana kita bisa saling memberi puzzle cerita sehingga bs terbentuk cerita penuh tentang kelas terkompak itu, pasti gw tulis disini. Balik ke ni kilas balik, bahas satu per satu yuk spotnya :

Tempat Wudhu

Tempat Wudhu

Ini tempat yang udah gw sebutkan sebelumnya, yaitu tempat wudhu dimesjid Djannatul Ma’wa.

Shaf Sholat

Shaf Sholat

Tempat meminta semoga diberi kemudahan dalam pertandingan, diberi kemenangan, dan diberi jodoh. Klo bisa cewe favorit sekolah yang jadi jodohnya. wkwkwkwk.

Lapangan Bola

Lapangan Bola

Ini adalah lapangan utama. Disinilah pertandingan tersebut digelar. Pada umumnya, untuk babak kualifikasi dibagi perkelasnya, Kelas I tanding dulu ama kelas I, begitu juga seterusnya kelas 2 dengan kelas 2, dan kelas 3 dengan kelas 3. Nanti pemenang dan runner up nya baru cross antar tingkatan kelas.

Gawang Pertama

Gawang Pertama

Posisi gw kelas 3 ini adalah kiper !! sebenernya dikelas gw ini ada kiper andalan dari kelas 1 dan kelas 2, si Haykal. Cuma si sapi ini manja pengen jadi penyerang, bosan dua tahun ini jadi kiper mulu katanya. Btw disini gw grogi banget, ga tau kenapa jadi demam panggung gt. Pas waktu di gawang ini gw ga bs fokus, jadi kejebolan mulu. Wkwkwkw.. 3 – 0, inget banget gw. Dan entah emg lagi pada emosi, semua teman2 gw menyalahkan gw gt krn ga bagus. Yang gw ingat si esa (alm) itu ngomong ntar dia aja yang jadi kiper. Tapi si usman (ketua kelas) tu ngebilang klo tetap gw aja yang jadi kiper. Widihh.. suatu kepercayaan yang bagus. Terharu gw man!

Di gawang ini juga gw sempat melakukan best safe keeper (pertandingan ke 5), jadi pas waktu itu si dwi andalannya 3 IPS 1 tu nendang sempurna banget, cepat dan terarah. Dari sudut pandang gw bolanya aja ga kelihatan saking cepatnya. Dan gw? reflek tangan kiri yang cepat banget menahan bola itu tapi bolanya terlepas keatas. Pas bolanya mental keatas tu kena pembatas gawang (mistar) sehingga corner kick. Gw disitu udah panik aja untung ga goal. Tapi reaksi teman2 gw? takjub dengan komen “Gilee lo bisa nahan”. Dan reaksi si dwi? bengong gt. Gw kn kiper dunia.. bahahaha.

Latihan kiper

Latihan kiper

Pertandingan berikutnya(pertandingan ke 2) gw jadi lebih percaya diri. Dibelakang gawang ini, si usman ngasih tips n trick klo jadi kiper gimana. arah bola dsb. Sebenernya pas SMP tu gw sering main bola dilapangan bola komplek. Dan sering jadi kiper aja (enak sh ga perlu ngos2an), cuma krn skill tu udah terkubur butuh momen nih untuk membangkitkan tu skill kembali.

Gawang Kedua

Gawang Kedua

Ni gawang kembalinya percaya diri gw sebagai kiper. Disini gw buktiin klo gw itu emg kiper andalan. Di gawang inilah gw akhirnya melakukan yang seharusnya kiper lakukan : buang badan buat nahan/nangkap bola. Baju kotor dan tangan baret karena kerikil seharusnya hal yang terjadi ama gw. Yaa beberapa teman gw dikelas lain takjub ngeliat gw yang rada gede bs gesit. Wkwkwkw.. gueee..  Disini juga gw kebobolan yang sangat memalukan. Jadi si boy anak 3 IPS 1 nendang pelan ke gawang, tapi antara gw yg lagi posisi ga pas atau ga mata gw yg rabun, tu bola pelan ngegelinding tapi ga bs gw tangkap. Dan goal aja. Zzzz.. bener2 y.

Tempat Penonton

Tempat Penonton

Dibalik kawat itulah tempat penonton, kebanyakan sih cewe2 gt, sehingga ni spot jadi ajang show off buat para cowo. Terutama yang gw inget banget si Gilang, pas kecengannya nongol buat nonton. Si Gilang jadi MVP gitu dilapangan, dribble nya stabil, sprint-nya kencang, handling ball-nya sempurna, assist 9. Cuma sayang selama liga ini si Gilang Mandul, ga ada goal. Bahhahahaha. Gw masih inget muka stess dia pas waktu itu.

Tempat jual bakso

Tempat jual bakso

Kadang sambil nunggu giliran pertandingan, dibalik pagar ini ada penjual bakso. Gw selalu beli tuh walau seringnya setelah pertandingan (yiuu mw jackpot apa pas nahan bola). Pas gw disini juga, kecengan gw muter kesana kesini pake motor gitu. Pengen banget gw bilang ke dia “kmu maunya apa sh muter2 terus? mw ak tembak?”, wkwkwkw. Btw baksonya mantabbb.. jam 9 malam pasti diare. bener2 jaminan mutu.

Lapangan Kedua

Lapangan Kedua

Sepanjang musim liga SMA itu ada kalanya saat musim hujan. Lapangan pertama itu ga boleh dipake klo turun hujan. Mengubah bentuk lapangan. Jadi kita dialihkan ke lapangan kedua, 100 meter dari tempat jualan bakso (foto sebelumnya). Gw cuma dapat satu kali pertandingan aja dilapangan ini. Pas hari itu hujan deras. Btw lapangannya ga enak. Gelombang gt, kaya banyak gundukan.

Gawang Ketiga

Gawang Ketiga

Ni gawang, satu2nya gawang yang gw dapat tergenang air. Awalnya gw ogah banget karena genangannya semata kaki. Tapi pas waktu itu hoki banget emang ni gawang, gw pas mw nangkap bola malah kelepas. Yang ngambil lawan gw, krn gw dah kelewat dia dengan tenang nendang “congkel” gitu ke gawang, setelah itu bolanya berhenti aja didepan gawang, “Cleb” gitu bunyinya. Bahahaha harusnya klo dilapangan kering dah goal, tapi karena hujan malah ga jadi goal. Hehhee.. btw digawang ini juga gw pas mau nangkap bola (again) tu mata gw sengaja dikasih cipratan air lapangan itu. Biar gw ga bs liat arah bola. Tapi bola dah kepegang ama gw. Pas gw dah pegang ehh kepala gw malah ditendang gitu. Gilaa gw disitu ampe berdiri, cuma karena airnya penuh dengan tanah, susah banget buka mata dengan cepat. Pas gw buka udh ga ada orang yg nendang gw tadi. Berani ya ngajak ribut ama gw.

Hampir jadi TKP

Hampir jadi TKP

Nahh klo ini hampir jadi TKP nih, gw sh ga terlalu ngeh penyebabnya cuma dulu si Angga dorong2an gt ama lawan. Nah lawannya ini udah siap mau mukul Angga, langsung deh gw dan teman2 gw sigap siap2 support si Angga. Klo tmn2 gw alasannya krn Angga tu temen kita2 juga, tapi klo gw pribadi, alasan gw gabung krn gw pengen mukul orang (masih emosi ama yg nendang muka gw), lagian gw suka kerusuhan. Itu adalah ajang kebebasan mengeluarkan pendapat berdasarkan ukuran kepalan tangan. Hihihi.. end of the day? si lawan Angga ini cemen, banyak ngomong doank ternyata. Muak gw ama cowok cemen.

Warung Andalan

Warung Andalan

Warung rokok andalan!! Disini satu2nya yang jual warung rokok, ada beberapa kali gw atau tmn gw kesini untuk beli rokok. Bener2 spot andalan.

Tempat Mogok

Tempat Mogok

Ada satu pertandingan dimana Haykal bawa mobil bokapnya. Dan tau ga mobilnya apa? Defender man !! gilee laki banget. Ternyata ni mobil dari Kalimantan dan emg dipake offroad. Buseett top banget! Gw suka dalamnya, luas gitu. Bener2 mobil laki banget. Pas waktu itu gw yang bawa mobilnya. Dan gw parkir di spot parkir ini. Tu ampe anak2 lain pada takjub gt ngeliat kelas gw ada official vehicle buat tanding bola. Yaa walaupun pada saat pulang, ni mobil malah mogok (lahhh) akhirnya kita pake mobil yang lain untuk bs pulang. Still cool vehicle bro!

Ahhh.. relieving banget ngeliat ni tempat. Sejuta cerita. Termasuk setiap beres tanding gw ama si Gilang selalu mampir ke tempat jamu dan memesan jamu pegel linu pake telor. Mantaaabb.. bener2 klasik banget. Lawan terberat kelas gw tu si 3 IPS 1, emg jago yang main bolanya. Disitu tangan kiri, tangan kanan gw udh baret panjang banget, darah baru ama darah lama ga ada bedanya. dan baju gw udh ga warna biru lagi. Sarung tangan gw dah cobel sana sini. Dan stamina kita pada drained abiss.. Busett.. bener2 kerja keras banget lawan tu kelas. Dan lawan paling ringan? 3 IPA 2, bhahahah,… baju gw ga kotor karena ga ada aksi penyelamatan gawang a.k.a buang badan dan rambut gw masih rapih!! supeer sekali.. Overall pas di liga itu kita ga menang, yaa ada konspirasi lahh supaya kita ga lolos ke 6 besar (krn kejebolan 3 goal diawal pertandingan itu – dammit bear!), yang juara si 3 IPS 1 itu, tapi bukan kemenangan yang kelas kita kejar. Namun kata “Enjoy!”, menikmati masa2 SMA yang akan segera berakhir. Salah satu momen yang nurut gw ga terlupakan, ya.. liga SMA ini.

18 September 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Service motor di main dealer

Iseng ga ada kerjaan dihari sabtu ini, gw malah kepikiran buat service motor. Dan karena hari sabtu, gw tau klo bengkel langganan gw itu pasti udah penuh orang. Mending gw cari nuansa baru. Niatnya sh mau cari bengkel lain selain bengkel langganan. Entah apa yang ada dipikiran gw, tiba2 gw kepikiran main dealer motor gw itu. Ceritanya sh pas terakhir gw service gw ngobrol2 ama teknisinya. Dia bilang klo mau cat ulang motor di main dealer. Krn gw ga ada kerjaan jg, ya udh deh gw service ke main dealer aja. Sekalian tanya – tanya tentang cat ulang motor.

Pas nyampe, gw kaget krn banyak sekali motor yang mau service. Pas gw dah daftarin motor gw, gw liat banyak pit pengerjaan. Disitu gw langsung ngeh pasti ga bakal lama. Dan bener aja, sekitar 30 menit kemudian motor gw dah masuk ke pit pengerjaan. Sambil nunggu gw iseng liat tempat pengecatan. Disitulah gw nanya2, jadi klo mau cat full tu sekitar 1,5jt.  Pengerjaannya biasanya 3 hari kerja. Hmm menarik juga, ntar deh gw minta tolong dianter siapa gitu, secara ni bengkel jauh diujung dunia dari rumah gw. Yang menarik adalah saat gw lihat tempat pengecetannya. Gw melihat kaleng2 cat yang ber-merek M TONE, hee.. kaya pernah liat tu cat, tapi ditoko cat mana ya. Ternyata cat motornya pake tu merek. Gw langsung catat aja kode warna motor gw. Siapa tau ntar gw bs cat sendiri (halaahh.. ga bakal mungkin, gw pemalas gini).  Btw semua teknisi disini seragamnya putih semua. Klo tempat langganan gw (dan beberapa tempat dekat rumah gw) tu seragamnya putih biru. Ini putih semua. Hahah takjub gw.

Area Pengerjaan

Area Pengerjaan

Sambil nunggu alias gw gatel pengen gerak, gw liat kesekitar bengkel. Jadi bagian bagian samping tu warehouse motor – motor baru. Hmm,, kayanya dari pabrik disimpan disini deh buat kemudian didistribusikan ke dealer2 yang lebih kecil. Dibagian depannya itu showroom motor. Gw iseng aja kedepan dan melihat ada motor yang dibelah mesinnya untuk melihat mekanisme pembakaran yang terjadi. Piston dll digerakan secara elektrik sih supaya bs keliatan pergerakannya (ya iyalah siapa jg yg bs idupin mesin terbelah setengah gitu). Menarik, ada sekitar 10 menit gw liat mekanisme pergerakannya itu. Dan bukan cuma gw aja, dua anak yang sedang mengunjungi showroom tersebut, sambil menunggu ayahnya, ikutan ngeliat pergerakan piston tersebut. Bener2 menarik perhatian banget. Sisanya ga ada yang menarik sh, gw cuma liat aja beberapa motor disitu. Setelah itu gw pun kembali ke bengkel.

Mekanisme Piston

Mekanisme Piston

Sekitar sejam kemudian nama gw dipanggil, dan diberitahu rincian pembiayaannya. Setelah gw bayar, dan kembali gw disuruh menunggu. Selang beberapa menit kemudian invoice gw dah dibuat. Dan saat gw mau cabs kata yang kepala teknisinya “bentar ya mas motornya dicuci dulu”, hee ajiiibb.. jarang2 motor gw dicuciin beres service dibengkel. Hahahaha. Btw dari pertama beli ampe sekarang gw tuh ga pernah nyuciin ni motor ke orang lain. Jadi murni dari dulu ni motor dicuci ama tangan gw ini. Dan ini menjadi momen pertama kalinya motor gw dicuci oleh orang lain. Gilee 6 tahun kemudian dicuci orang lain juga. 6 tahun gw cuci pake tangan gw sendiri. Rada terharu juga ama yang udah gw lakukan ke motor gw ini (apa sih bear).

Perdana dicuci oleh orang lain

Perdana dicuci oleh orang lain

Sambil nunggu dicuci, ada satu hal yang menarik perhatian gw. Tirev modifan. Simple dan bagus nurut gw. Sayang ga bs masuk kantong, lumayan juga nih.. hehehe. Setelah Motor dicuci, gw pun cabut meninggalkan tempat service main dealer itu. Pelayanannya bagus, dan yang bikin menarik adalah dicuciin pas beres di-service. Namun kekurangannya? stelan mesinnya ga seenak teknisi langganan gw. Yaa segala apapun itu ga ada yang sempurna kan:mrgreen:

Tirev Modif

Tirev Modif

17 September 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Perpanjang KTP

Well klo bukan karena ada satu hal dikantor yang membutuhkan fotocopy KTP gw, ga bakal gw ingat klo KTP gw udah habis. Gw nyampe kantor sekitar jam 7.25, setelah absen gw mereply beberapa email yang nurut gw ga penting2 amat sihh.. heheh yang penting kan gw keliatan ada dikantor pagi ini. Atasan gw kebetulan lagi dinas, sehingga ajang yang pas buat kabur beberapa jam. Dan gw dah niatin gw mau kabur untuk perpanjang KTP gw yang dah mati itu. Sekitar jam 9an gw ketempat foto KTP. Sebelum gw cabut, biasa.. gw “menebar” alasan dulu  ke orang2 klo gw bakal ada dimana. Dan tempat yang selalu jadi alasan klasik orang2 yang menjadi alasan gw hari ini : Gw ke Poliklinik.

Gw nyampe sekitar jam 9.30an, yang gw kaget parkiran mobilnya itu berlapis. Padahal didepan pintu masuk itu kosong. Gw yang ga ambil pusing langsung parkir dipinggir jalan karena jalan masuknya ke tutup mobil2 tersebut. Barulah selang waktu beberapa menit kemudian gw melihat pak Abas, ketua RW gw dirumah bawah. Pas gw lagi jabat tangan, barulah gw ngeh kenapa ga ada yang mau parkir didepan pintu masuk alias dibawah pohon kayu yg gede banget : Karena Ulat Bulu. Buseet banyak banget uletnya, gw pikir yang diberita bahwa wabah ulat bulu cuma ada dibeberapa tempat dikabupaten, ternyata buktinya disini banyak banget. Sempat gw jepret sih, difoto yang gw jepret itu kelihatan putih2 kan? nahh itu ulat bulu nya, Hii..

Sarang Ulat Bulu

Sarang Ulat Bulu

Gw masuk dan pak RW ini memberikan dokumen gw, lalu gw disuruh masuk untuk pemotretan dan gw ditanya kelahiran tahun berapa. Karena tahun kelahiran gw genap, maka latar belakangnya biru. Klo ganjil merah. HOoo.. lalu gw foto disitu, dan setelah itu gw disuruh tanda tangan arsip diloket yang disediakan disitu. Setelah gw tanda tangan, gw pun dipersilahkan menunggu. Pak RW gw ini langsung memberi tahu, nanti KTPnya dianter aja ke rumah. Lalu gw meninggalkan tempat tersebut.

Loket Pelayanan

Loket Pelayanan

Tapi yang jadi masalah berikutnya adalah, pas gw lagi keluar ada yang lagi nyemprot cairan pembasmi si ulat bulu ke arah pohon. Pas disemprot tu satu per satu jatuh. Hiii.. berasa hujan tapi ini ulat bulu. Ya udah deh gw nunggu aja. Pas gw lagi nunggu bbm gw bunyi, tmn kantor gw nanya posisi gw. Gw bilang “baru masuk poli gigi nih, baru mau diperiksa”. Terus tmn gw bilang klo gw dicari si pak Bambang, sejam lagi ada rapat stakeholder gt, nahh beliau butuh proyeksi data gw kmrn. Jiaaahhh.. panik gw, Masa gw tembus hujan ulat bulu. Pas panik gitu, pak RW gw ngasih gw payung. Disitu gw terharu banget. Untuk masa bakti RW berikutnya pasti gw milih pak Abas ini. Gw lari menembus hujan ulat bulu itu pake payung. Pas lewat ada beberapa yang jatuh diatas payung, dan ada banyak yang gw injek mati ditempat. Euww!!! Setelah lewat pohon itu gw kaya break dance gitu, memastikan ga ada ulat bulu yang nyangkut dibaju gw. Pas gw dah ngerasa aman, Gw letakan payung didekat motor pak Abas. Sambil mengucap terimakasih gw langsung ke mobil gw dan tarik jabriikk balik ke kantor.

Gw cinta jaman dulu bikin KTP, cuma perlu melampirkan foto berwarna saja dan selesai. Mungkin untuk mengurangi data yang ga benar kali ya. Atau ga petugasnya donk yang menghampiri ke masyarakat. Yaa klo belum bisa menghampiri, minimal mbo ya kantornya bebas ulat bulu dooonk😆.

15 September 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Drive Thru SAMSAT

Drive thru makanan? pernah,

Drive thru ATM? Sering,

Drive thru SAMSAT? hee apaan tuh?

Adalah sebuah layanan yang dihadirkan oleh SAMSAT untuk keperluan pembayaran pajak kendaraan disetiap tahunnya. Yang menurut gw kreatif sekali. Walau layanan ini telah berjalan selama beberapa tahun lalu, namun pribadi baru sekarang gw merasakan layanan ini. Pembayaran pajak kendaraan dengan metode Drive Thru.

Gw mencoba layanan ini dengan menggunakan sepeda motor, karena hanya motor gw yang mau habis masa berlaku pajak tahunannya. Gw datang ke Drive Thru ini, disitu ada dua jalur. Untuk mobil dan untuk motor. Awalnya gw mikir drive thru ini bisa untuk perpanjang STNK juga. Ehh ternyata belum. hehehe bertahap mungkin ya. Gw datang dan gw disapa dengan ramah oleh petugas disana. Gw diminta stnk + pajak asli, bpkb motor asli dan ktp. Gw serahkan semuanya, dan petugas tersebut segera memprosesnya. Lalu gw bayar sejumlah pajak motor gw. Dan gw disuruh ke loket dibelakangnya.

Loket Penyerahan dan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

Loket Penyerahan dan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

Sambil menunggu gw melihat bagaimana proses drive thru ini bekerja. Dari luar jendela gw bisa lihat, bahwa ruangan drive thru itu terdiri dari beberapa baris meja. Diantara beberapa meja tersebut ada printer, yang pribadi gw sendiri susah mengenali jenis printer tersebut. “Printer khusus kah?” celetug gw. Tapi sepertinya ga mungkin. Disitu juga gw melihat validasi berkas gw, dari satu meja ke meja berikutnya. Termasuk pas sampe di meja yg ada printer khusus itu. Setelah diprint, dokumen gw diserahkan ke meja belakangnya. Ga terlalu kelihatan apa yang dilakukan di meja tersebut, namun sekitar dua menit kemudian tu berkas dah nongol di meja yang ada disebelah gw, alias loket pengambilan. ktp dan bpkb gw dikembalikan serta STNK yang telah tercetak lembar pajak kendaraan bermotor yang baru. Woww..

Proses tersebut nurut gw jauh lebih cepat dibandingkan jika mengisi formulir dll, dibandingkan jika tidak menggunakan fasilitas drive thru ini. Luar biasa inovasi drive thru ini. Dan terlebih : gw ga perlu turun dari motor. Hehhehe. Di jalur sebelah juga sama, ada 3 mobil yang sedang dilayani pengurusan pembayaran pajak kendaraan bermotornya. Bener2 luar biasa. Gw jadi ingat jaman tahun 2004 lalu, pas itu gw harus mengisi formulir, pemrosesan termasuk pembayaran memakan waktu lama (sekitar 2 jam), tapi drive thru ini ga lebih dari 15 menit. Selain drive thru inovasi lainnya yang sudah berjalan untuk lebih dekat dengan masyarakat seperti dibukanya tempat layanan SAMSAT di mall – mall dan pusat perbelanjaan.  Benar – benar sangat membantu. emg lagi nge tren ya customer centricity😆 .

Tempat gw nunggu pajak kendaraan diproses

Jalur Motor

Semoga kedepannya, drive thru ini juga bs digunakan untuk perpanjang STNK bahkan sampai mutasi maupun balik nama kendaraan. Sedangkan untuk pembayaran pajak kendaraan, gw mengharapkan kedepannya bisa perpanjang online aja, jadi bayarnya kan tinggal lewat internet banking😛 *dasar malas gerak*.

14 September 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment

Garuda Indonesia

PREAMBLE STORY (Scroll kebawah untuk melihat langsung MAIN STORY tes Garuda Indonesia)
Hari jumat yang lalu, saat gw lagi sibuk sibuk sibuknya update twitter (yiuu.. sibuk ya bear). Tiba2 muncul notifikasi dari kanan bawah screen itu. Yup gw sekilas cuma liat email ke milis kampus gw (yg paling atas), dan gw ttp meneruskan kesibukan gw tersebut. Sekitar sejam kemudian (buset lo nge tweet sejam!!!) barulah gw liat thunderbird gw itu dan menyadari sesuatu. Yaitu ada header email Garuda Indonesia. Awalnya sh gw cuma ohh.. promosi lagi kali (ehmm.. frequent flyer). Yang ngebuat gw tersadar adalah itu bukan pada kolom personal email gw, tp email resmi gw yg artinya itu email dari rekrutmen Garuda.

Awal agustus kemarin gw apply posisi yang jarang2 dibuka di Garuda sendiri yaitu IT General Application. Yup biasanya kn IT Garuda di-handle sama anak perusahaanny yaitu si Aerosyst (yang kemudian telah berganti nama menjadi Asyst), gw pernah nyoba lamar disini awal tahun lalu, pernah dipanggil jg sayang pas itu gw lg ga bs ikutan tesnya. Yang membuat gw menarik adalah desjob-nya, yaitu :

  1. Identify issues and problems related to the development and maintenance of IT application systems & ICT (ICT & IT application systems development and maintenance) which includes the development of IT application systems & ICT (ICT & IT application systems development), application system maintenance IT & ICT (ICT & IT application systems maintenance).
  2. Analyzing, clarifying and defining the business requirements / needs of the user (to analyze business / user requirements).
  3. Identify the system’s ability to conduct exploration of the functions of the library resources, R & D, technological developments, to anticipate the needs of new and improved system performance.

Komen pertama gw : OMG.. Ilmu S2 gw banget. Makany gw apply. Email yang gw terima itu berisikan no tes gw yaitu 291. Sekitar beberapa menit kemudian datang email berikutnya yang memberitahu tempat pelaksanaanya. Tempatnya di GITC Duri Kosambi alias bukan di Head Office-nya di bandara Soetta. Tesnya jam 8 pagi namun diwajibkan datang 30 menit sebelumnya untuk registrasi ulang. Sore harinya gw di sms yg memberitahu informasi rekrutmen tes garuda yang ada di email. Hoo.. buat mengingatkan kembali kali ya khususny buat mereka yang jarang buka email. Untuk tes gw cuma disuruh bawa pulpen item dan jg pensil 2B.

Senin pagi tepatnya jam 1 pagi gw ga bs tdr, takut2 gw kesiangan pake travel. Tapi ga tau kenapa bener2 gw ga bs tdr pas itu. Pikiran yg muncul tu yaitu ‘gw ga akan bisa sampai tepat waktu disana’ yang membuat gw ga bs tertidur sampai tiba2 gw inget satu hal. Dulu gw pernah balik k jkt naik travel pagi jam 4 subuh ke sudirman, dan gw sampai di sudirman tu jam 8 pagi. Gw bengong dan akhirnya gw memutuskan satu hal yang ga gw pikirkan sebelumnya: Gw bawa mobil. Dan krn gw belum ngantuk gw berangkat sekarang juga. Gw berangkat pukul 2 pagi alias ga mungkin kn gw mandi jam segitu mengingat gw berangkat dari rumah ortu gw di gunung *hehehe rekrutmen pertama nih gw ga mandi, cuma gosok gigi dan cuci muka* dan gw berhenti di restarea 43 arah ke jakarta pada jam 3 pagi. Kok berhenti? tidur donk.. walaupun gw ga ngantuk cuma gw harus tabung tenaga. dan tepat jam 4 gw bangun kembali, tdny gw mau subuh disini dulu. Cuma feeling gw ga enak euy.. sekarang senin pagi dan gw belum melewati dua gerbang tol paling padat nanti: Cikarang Utama dan Halim. Akhirnya gw lanjutkan perjalanan, dan bener aja tiba2 gw liat antrian ga terlalu panjang di gerbang tol Cikarang utama, dan parahnya lagi jelas2 ni hari senin, masa cuma 3 gate yang dibuka. Setengah jam gw disitu gw kembali lanjut masuk jkt dan antrian di GT Halim. Pelajaran yang gw ambil disini, klo masih subuh mending keluar tol aja, masuk jalan arteri karena tu jalan masih ga macet. klo emg mau masuk balik masuklah dijalan tol berikutnya jangan pas di halim biar ga antri lama. Kecuali punya kartu mandiri buat bayar toll itu. 2 gate khusus Mandiri.. OMG.. bener2 strategi bisnis yang bagus. Setelah itu gw keluar di slipi lurus terus ke grogol belok ke daan mogot dan gw belok ke rawa buaya terus aja lewat dibawah flyover JORR meruya dan nyampe deh di Duri Kosambi. Sambil melihat ke kiri gw mencari2 dimanakah si Garuda parkir.. dan Alhamdulillah gw nyampe juga di GITC Duri Kosambi jam 5.30 am.

GITC Duri Kosambi

Gw belok masuk dan parkir. Lalu gw keluar sebentar untuk ambil gambar (ehm.. dokumentasi) pas gw lagi keluar, gw liat bis TNI-AU yang isinya pramugari yang mukanya udah muka tidur. Gkgkgk.. gw jamin mereka tu baru landing dan mau istirahat. Btw pertama kali nih gw liat muka asli pramugari klo cape. Selang beberapa menit kemudian gw pun mencari toilet. Gw dipersilahkan ke gedung A yang ada toiletnya dan gw pun melakukan “ritual panggilan alam”. Setelah lega, gw balik ke mobil dan gw liat didepan gw ada parkir mobil plat D juga, Woww.. sama dnk, tapi orangny ga ada. Pas gw mau masuk mobil terlihatlah para pramugari dengan stelan rok item dan juga kemeja putih masuk ke GITC. Woow.. cuci mata pagi2. kayany mereka ini pramugari yang masih trainee deh. Ehh bener aja selang 5 menit kemudian lewatlah para pramugari lengkap menggunakan seragam pramugari Garuda Indonesia. Dan darisini keluarlah pernyataan Official bruang : “Bertahun2 gw nyari cewe tinggi diatas 165 dan ternyata gw baru tau pada numpuk semua disini.. OMG !!!!”. Setelah itu gw masuk ke mobil dan membuka kaca mobil dan gw tertidur sebentar hingga 7.30. Gw bangun dan masuk ke aulanya yang gede itu. Disitu gw disuruh mengisi daftar hadir (ttd) plus diminta menghafalkan nomer tesnya. Setelah itu gw langsung masuk dan duduk dipinggir ruangan. Oia saran gw yang mau tes disini datang On-time, lebih baik kepagian kaya gw ketimbang kaya ada orang yang telad sekitar 2 menit setelah jam 8 tapi ga diperbolehkan mengikuti tes Garuda (nah loh!! mending klo asli jkt, klo dr bandung ky gw apa ga sakit hati), jd mending datang pagi and FYI, bukan gw aja kok yang datang lebih pagi, ada yang kepagian (ada satu orang dy datang jam 5 pagi). Btw dari Human Capital Management ada yang namanya ega, sepanjang dia menjelaskan ga ada ucapannya yang masuk ke otak gw. Gw cuma ngeliat dia aja, adem liat senyumnya. Si icha kn di Human Capital Management GIA juga, ntar gw tanya ah PIN nya :-p

MAIN STORY

Setelah acara perekrutan dibuka dengan memperkenalkan diri para penguji dan menjelaskan tahapan tes perekrutannya yg lebih kurang seperti ini:

  1. Seleksi kandidat yang qualified dr website career garuda.
  2. Psikotest dan bahasa inggris
  3. Interview User
  4. Interview Kons
  5. Medical checkup
  6. ASKAM
  7. Interview dengan direksi

Dan list ini sama persis dengan yang dijelaskan oleh ibu chika. Tes yang dominan multiple choice itu pun (kecuali gambar dan tes angka mirip lembar pauli) berjalan. Yang pertama gw tes mengenai bilangan, yaa biasalah 1/16 : 1/4 berapa? 0,22 – … = 0,05, dll. Setelah itu ada tes mengenai logika yg menggunakan beberapa premis (asumsi) dan kita disediakan jawaban yang berupa conclusion (kesimpulan), klo benar lingkari B, kalo salah lingkari S, klo tidak ada data yang mendukung/tidak dapat disimpulkan lingkari X. Contoh? gini nihh:
– Sekolah lebih besar dari Gereja
– Gereja lebih kecil daripada Stasiun
– Stasiun lebih besar daripada kantor pos
– Kantor pos lebih kecil daripada Sekolah
pertanyaan
B S X Sekolah sama besarnya dengan Kantor pos
B S X Gereja lebih besar dengan kantor pos
B S X Sekolah sama besarnya dengan Stasiun
B S X Gereja lebih kecil daripada kantor pos
B S X Stasiun adalah yang paling besar

Gkgkgk peras tuh otak karena ada 8 pertanyaan kaya yg diatas itu. Terus ada tes bangun pattern, jd dikasih beberapa bentuk yang bentuknya acak adut, cuma klo disusun sedemikian rupa bakal jadi seperti apa. ada 5 opsi jawaban, alhamdulillah gw ga nemu hambatan berarti disini (ehmm.. otak gw kn integrated dengan nVidia Chip ga nemu masalah nih rendering 3D). Terus ada tes tentang mencari perlawan atau persamaan dari 4 kata yang diberikan. kaya contohnya :

Madu Sendok Gula Sapu -> jwbnya Madu dan Gula krn sama2 manis (ky gua gituuu dehh)

Setelah itu kita masuk ke tes bahasa inggris. For a person like me who have talk english language to people from different countries including british and US itself, of course its not big deal. Paling cuma di structure aja gw ancur.. wkwkwkwk. Nurut gw tesnya cuma structure and reading aja. Oia.. tuk tes reading yang terakhir, beruntunglah mereka2 yang rajin nonton dvd atau tvseries terutama yang nonton tanpa baca subtitle indonesia. Krn paragraf terakhir tu street english banget. ada beberapa ekspresi kalimat yang gw jamin ga ada di Oxford pocket dictionary yg ada di tas gw. Setelah itu kita masuk ke tes berikutnya yaitu tes personality yang menjelaskan mengenai kepribadian kita. Setelah itu masuk ke tes menggambar menggunakan pensil kayu (fyi, pensil mekanik dilarang keras digunakan disini) dan disuruh gambar orang dan pu’un (pohon) kayu berkambium. Setelah menggambar masuk deh ke tes angka si Kremlin (sebutan gw aja krn lebih enak nyebutnya sebagai nama penyanyi dibanding nama tes aslinya). Setelah itu DONE, tes pun selesai, dan gw liat jam menunjukan pukul 12.15pm.

Pengumuman akan diberitahukan tanggal 5 tepat setelah lebaran. Pengumuman akan diberitahukan by email dan akan diingatkan kembali dengan sms. Bagi mereka yang lolos akan dihadapi dengan interview tapi jika tidak lolos dinyatakan gagal. Oia ada sekitar 300 orang yang tes hari itu, dan cuma 6 orang yang bakal diterima. Tapi klo ada permintaan dari unit lain maka quota penerimaan pegawai akan ditambah. “Data akan di keep jika ada avail position maka nanti akan ditelp, tp ga janji juga yaa, hehehe” sahut si ega . So banyak2 doa aja deh😉

Additional Information
Kalo ada yang membutuhkan jalur menuju Garuda Indonesia Training Center tu ada brp2 versi:

Dari Bandung dengan menggunakan travel: Menurut gw travel yang paling pas yang menuju arah grogol. Minta turun aja didepan mall Ciputra. Nahh jalan dikit dideket situ ada perempatan (itu jalan daan mogot). Atau ga naik travel yang ke tomang tapi minta turun sebelum perempatan tomang. Terus naik bis deh ke perempatan daan mogot itu.

Menggunakan transportasi umum: Dari perempatan yg dekat mall Ciputra itu (jl Daan Mogot) naik kendaraan arah ke perempatan cengkareng dengan terlebih dahulu tanya : “Bang lewat perempatan cengkareng ga?”, klo emang lewat langsung naik, klo ga lewat ya jangan naik donk. Turun pas diperempatan cengkareng (Sebelum lampu merah, sebelum flyover tol). atau klo mau naik busway ambil koridor 6, ni koridor nyinggung harmoni kok jd kl yg transit dr jalur nyinggung harmoni bs pake ini. Turun di shelter rawa buaya . Terus jalan dikit deh ke perempatan cengkarang (ada 300 meter dr situ ke perempatan. Terus nunggu angkot warna putih. yang menuju arah kiri. Naik itu dan ngomong ke si tu sopir angkot : “Bang lewat Garuda Training Center?!” si abangny pasti tau kok. Angkotnya ga ada nomer, penampakan angkotnya spt gambar dibawah ini:

Angkot Putih

Menggunakan kendaraan umum dari bandung (asli jkt jg bs): Klo datang dari arah Cikampek, masuk tol dalam kota (Halim) atau dari tol manapun, keluar tol di slipi 2 (ga ada tulisan keluar ‘slipi 2’, cuma pas nemu tulisan keluar slipi yang pertama jangan dulu keluar, nunggu tulisan keluar slipi yang kedua) ntar pas keluar ada si slipi jaya mall disebelah kiri (inget tes BCA nih). Pas nemu lampu merah terus aja atau naik flyover yang ada tulisan Grogol, Setelah itu nanti ketemu Mal Taman Anggrek sebelah kiri, jalan terus aja ntar nemu mall Ciputra. Setelah itu belok ke kiri dan masuk ke jalan Daan Mogot. Dari situ lurus ajaa.. nah klo gw lewat jalan sebelum perempatan cengkareng itu (tepat sebelum shelter busway jembatan baru ada jalan belok kiri lewati jembatan kecil). cuma jalanny sempit, mending lewat perempatan cengkareng. Luas lapang enak lagi. Nah setelahnya langsung ambil jalur paling kanan krn dekat situ ada jalan belok ke kanan (lewat dibawah flyover tol) terus lurus aja ngikutin jalannya dan itulah Duri kosambi. GITC itu ada sekitar +/- 3 km dari flyover tol tersebut.

Rute diatas ga mutlak, cuma masukan aja biar ada gambaran kasar bagaimana menuju GITC Duri Kosambi. Klo ada yg tau info rute yang lebih baik (fastest track <- uwiihh ky slogan primagama nih) bisa di share disini. Penampakan GITC di Wikimapia silakan klik ini (thx buat siapapun yg telah ngeplot ni landmark).

Additional Story
HEhehe setelah gw tes sebenernya gw ga langsung balik, tapi gw sempatin dulu buat muter2 tu komplek GITC. Dan kebetulan pas waktu Dzuhur, waktunya menunaikan keharusan nih. Gw sholat disitu bersama para bapak2 pegawai Garuda. Setelah sholat ternyata ada kultum (kuliah tujuh menit) dan gw pun mendengarkan. Gw ga tau yaa tapi nyaman banget terutama karpet merahnya itu. Pas sujud berasa tenang banget (emg bener kata guru ngaji gw dulu, cara biar sholat kusyu – serius/tentram/mendalami tergantung dengan alas sholatnya. gkgkgkgk). Setelah sholat gw keluar dan melihat beberapa pramugari yang ikutan sholat di masjid tersebut. Bhee.. sayang ga bs ijab kabul di ni masjid. He9. Lalu gw sempatkan untuk keluar discovering komplek Duri Kosambi ini. Salah satunya yang menarik dari Jejak Bruang gw disini adalah adanya pesawat asli Lockheed C-140 Jetstar. Setelah gw baca, gw baru ngeh klo ni pesawat bersejarah banget pas masa-nya. Yaa walaupun klo gw ada dijaman itu pasti gw milih pesawat keluaran McDouglass atau ga kaya Bomberman dsb. Balik ke si Lockheed ini, berikut gambar dan penjelasannya :

Lockheed C-140 Jetstar

THE ROLE of HISTORICAL AIR FORCE ONE Lockheed C-140 “SAPTAMARGA” for The REPUBLIC of INDONESIA

This Lockheed C-140 Jetstar is one of the first presidential jet planes for Indonesia. The aircraft was bought by the first President of Indnesia, Ir. Sukarno while visiting Lockheed factory on an official trip to United States of America. At that time, Indonesia bought 11 transport planes C-130B Hercules and 2 units of C-140 Jetstar. The two jets are named PANCASILA and SAPTAMARGA were operated by squadron 17 AURI (The Air Force of Republic of Indonesia, now called TNI AU) from 1958 to 1968 as Presidential Plane. The second President of Republic of Indonesia Soeharto, had also once Presidential plane names DOLOK MARTIMBANG (Twin propeller, Ilysuion II-14 made in The Union of Soviet Socialliest Republic). PANCASILA is now immortalized at Museum Dirgantara in Yogyakarta while SAPTAMARGA becomes a memorable monument at GARUDA INDONESIA TRAINING CENTER Duri Kosambi West Jakarta.

Setelah gw baca itu, gw cuma terdiam kagum, salah satu pesawat yang pernah dipakai oleh presiden pertama ada didepan gw. Btw setelah gw liat disini gw jd penasaran tentang pesawat kepresidenan, dan gw googling deh n nemu ceritanya resmi dari website angsapura. Disitu dijelaskan salah satu pesawat kepresidenan adalah DC-10 dan juga MD-11 (nice.. dulu dua ni pesawat yang sering gw beli pas jaman awal2 gw masih mimpin Game Airline Manager, dan berawal dari dua pesawat inilah serta longrun manajerial airline termasuk gw sempat beli Illysion dulu, akhirnya gw mampu membeli Boeing 747 dan akhirnya konversi semua Boeing alias semua fleet gw ke pesawat A-380). Untuk cerita lebih detil tentang pesawat kepresidenan RI silahkan digugling sendiri. Sesi Discovering mengenai GITC sisanya dalam bentuk foto aja ya, krn biar bagaimanpun juga mengutip slogan kategori Jejak Kobe gw: “One picture tells million words”, jadi berikut hasil jepretan gw ttg GITC ini :

This slideshow requires JavaScript.

Setelah itu gw hit the road lagi langsung balik ke bandung, btw pas sahur td gw kn minum redbull tuh.. dan efek melekny ilang jam 1 siang, pas gw lg macet2nya di tol dalam kota. Yang paling parah pas dh lewatin cawang menuju cikampek, percaya ga gw sekilas tertidur sekitar 5 detik dengan laju mobil 100km/jam. bener2 bahaya dehh (masih merinding klo gw inget2 lg) dan gw putar musik hardcore dari flashdisk gw sambil joget2 dan nampar muka gw sendiri berkali2 sampai gw nyampe di restarea 19 tuk tidur (Don’t try this on vehicle espesially when you’re driving).  Btw nyimpang dikit nihh.. nurut gw sebenernya kurang pas penamaan maskapai penerbangan dengan Garuda Indonesia. karena biar bagaimanapun juga Garuda Indonesia identik dengan burung Garuda, yang kemudian lebih kita kenal dengan Garuda Pancasila (si burung Garuda yang selalu nempel didepan ruang dari kita masih TK itu). Garuda Pancasila memiliki nilai2 luhur didalamnya. lambang yg ada di dada garuda yaitu Banteng, pohon beringin, rantai, padi dan bintang itu bukan sekedar lambang partai melainkan memiliki arti yang lebih dalam, dan sesuai dengan lagu Garuda Pancasila yang sering kita nyanyikan pas upacara bendera dulu itu jg mengingatkan bahwa itu adalah lambang patriot proklamasi. Disitulah salah satu beban Garuda Indonesia membawa nama baik bangsa Ini, krn maskapai ini membawa 2 nama besar : Garuda dan Indonesia. Sungguh beban dan tanggung jawab yang berat memikul nama penting negara ini. Gw lebih prefer Indonesia Airline atau ga kaya Bhineka Airline. Tapi ini kan bukan sesuatu yang harus diperdebatkan. Hanya opini. Lagian apa kata para sesepuh pendiri Garuda Indonesia klo gw kritik nama maskapai kebanggan mereka. Hehehe. lagian ICAO (International Civil Aviation Organization – Ehmm para pemain Airline Manager tau bgt ini) Garuda Indonesia telah dikenal dengan kode GIA. Sedangkan IATA (International Air Transport Association) menamakan Garuda Indonesia dengan kode GA. Penamaan tersebut menurut gw dari awal sudah diniatkan bahwa maskapai ini diperuntukan salah satunya untuk memikul dan membawa nama bangsa ke seluruh dunia. Jadi semangat yaa para karyawan karyawati Garuda Indonesia, Keep these birds fly dan GETARKAN LANGIT DUNIA !!!!!

22 August 2011 Posted by | Jejak Karir | Leave a comment

Silver age

14 agustus alias hari pramuka adalah hari gw ulang tahun, alhamdulillah dah 1/4 abad gw nongol dibumi ini dan tetap exist ampe detik ini. Hal yang dari dulu gw suka adalah cerita bokap gw pas gw kecil : “tuh liat klo ade ulang tahun, semua orang pasang bendera”, hehehe tu cerita gw percaya banget ampe gw masuk kelas dua SD dimana gw tau klo kemerdekaan RI pemasangan benderanya seminggu penuh. Kk gw yg ultah di awal januari dulu selalu iri dan sebel setiap ultah gw datang. Ya ya ya hal kecil itu sampai sekarang selalu jadi bahan ejekan gw ke kk gw.

Jadi ada dimana gw saat ini? gw lg ada di Mcd Dago, gw ceritain 24 jam sebelumnya.

Gw lg makan malam di congo sampai jam 11 lalu pindah tempat nongkrong ke Mcd Dago. Pas malam berganti alias tiba2 jam berganti 00:00 sms pertama masuk yang ngucapin selamat ultah yg kebetulan bertepatan dengan ultah ayahnya. Berikutnya sh bbm gw bunyi, terus notifikasi fb dan terakhir adalah twitter. Dari sekian banyak ucapan selamat, ada satu ucapan dr seseorang yg gw tunggu (miris gw klo ngetik namany disini), tapi sejam berlalu, dua jam berlalu.. ttp aja orang ini ga ngucapin ultah. miris bgt siih… dan ulang tahun seharusnya hari dimana hepi, setuju? gw cuma liat di film2 hari ultahny sedih alias tragis. Dan siapa yg sangka.. di silver age bearday.. gw justru mendapat cobaan itu.

Gw ga mau cerita detilnya, tapi hal itu yg ngebuat gw sakit miris sepanjang hari ini. Silih berganti bbm gw bunyi tanda ucapan selamat ultah, berkali2 notifikasi fb nongol memberikan ucapan selamat dari mereka yang ga memiliki pin bbm gw. silih berganti itulah momen yang seharusnya gw nikmati. tapi ga bisa.. ga pernah bisa gw nikmati. Gw cuma sedih banget hari ini, sepanjang hari ini. Mencoba memahami apa kesalahan gw karena si orang ini. Walaupun akhirny baru pas pagi hari dia ngucapin ultah (itu juga karena gw keceplosan), tapi harapan gw sebenerny dialah orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun ke gw. Bayangkan coba, gw makan malam ama dy di Congo, lanjut berhenti di Mcd, sampai pas jam 12 teng dia tetap aja ga tau apa2. Tmn2 gw bahkan kakak gw yang beda negara tu langsung ngucapain, ini.. dia duduk disebelah gw, tapi ga ingat klo gw ultah. Miris bangeet.. krn kalo gw spesial untuknya, dia ga akan lupa ultah gw dan krn spesialny juga pasti dia akan ngucapin diawal alias menjadi orang pertama (itulah yang dilakukan oleh temen gw yg mengucapkan selamat pertama kali ke gw). Artinya.. gw udah ga spesial buat dy, gw bukanlah orang yang penting buat dy lagi. Gw sama dengan orang lain.. ucapan aja telad apalagi mengharapkan kado dari dy. Terlalu jauh harapan gw..

Sekarang jam 11 malam tanggal 14 agustus, dan gw sekarang lagi ada di MCDago, tempat yang sama gw berada sekitar 24 jam yg lalu. Tempat pergantian hari dimana jam ulang tahun gw dimulai. Gw mau tutup pahitnya ultah gw disini, ditempat ini, dimana hari ulang tahun gw dimulai. Gw juga bakal sahur disini aja. Gw tipe orang yg jangan pulang klo hati masih ga enak, makany gw masih keluyuran. Dan Mcdago adalah tempat gw mencoba menangkan hati. Walaupun ga ada yang gw kenal disini, tapi itu jauh lebih baik dibandingkan gw sendiri dirumah. Karena yang bikin gw lebih miris, di hari ulang tahun gw ini, gw mengetahui apa isi hp esianya, hp keduanya yang ga pernah gw tau ada ternyata aktif.

Haduuhh.. maaf ya, knp gw jd mewek gini dblog gw sendiri. Tapi itulah yang sekarang gw rasakan, dan gw cuma pengen cerita di wordpress aja saat ini. Gw juga manusia, gw butuh tempat teriak, dan gw bebas teriak dmn aja (ehm.. negara kita kn Republik artinya bebas berbicara teriak). Klo kita nemu orang adem ayem ga pernah teriak, itu krn dy punya sesi/tempat/waktu untuk dy teriak. Mungkin “teriak” alias cerita ke tmn2nya, mungkin “teriak” beneran teriak diatas gunung, atau mungkin “teriak” saat beribadah. Who knows? yang jelas semua orang berhak untuk teriak krn biar bagaimanapun juga :
“Even a hero have a right for bleed”

:: happy bearbadday ::

14 August 2011 Posted by | Jejak Harian | Leave a comment